Yayasan Musik Gereja Indonesia

Yamuger Indonesia

Indonesian Institute For Sacred Music

       LIRIK LAGU KIDUNG KEESAAN

KIDUNG KEESAAN 149. KUSONGSONG BAGAIMANA


do = bes  4/4  MM + 92

 

Bait 1

Kusongsong bagaimana, ya Yesus, datang-Mu? 
Engkau Terang buana, ‘Kau Surya hidupku!
Kiranya ‘Kau sendiri Penyuluh jalanku,
supaya kuyakini tujuan janji-Mu.

 

Bait 2

Kaum Sion menaburkan kembang di jalan-Mu; 

‘ku ikut mengelukan Dikau di hatiku.

Kunyanyi Hosiana, ya Raja, tolonglah!
Pada-Mulah kiranya hamba-Mu berserah.

 

Bait 3

Betapa ‘Kau berkorban hendak menghiburku
di kala ‘ku di jurang sengsara kemelut.
‘Kau datang, Jurus’lamat, dengan sejahtera:
Keluh-kesahku tamat dan hatiku cerah.

 

Bait 4

Di saat ‘ku terpasung, ‘Kau membebaskanku:
segala aib dan malu terhapus oleh-Mu.
Pada-Mu Kautambahi mahkota mulia,
bahagia abadi, pusaka yang baka!

 

Bait 5

Sebabnya Kautinggalkan takhta-Mu yang megah,
kasih-Mulah belaka terhadap dunia.
'Kau rela menderita sengsara dan cela,
segala dukacita dengan manusia.

 

Bait 6

Hai insan yang berduka, tabahkan hatimu,
dan pandanglah ke muka, hai kamu yang lesu:
telah di ambang pintu Penolong mulia,
dengan harapan itu jiwamu pun lega.

 

Bait 7

Tak usah cari jalan, tak usah berlelah,
bersusah siang-malam mengatur datang-Nya.
Sengaja Ia datang melipur laramu,
menaruh kasih sayang, membuka belenggu.

 

Bait 8

Kendati hutang dosa membuatmu gentar,
pada-Nya ‘kau sentosa, anug’rah-Nya besar!
Bagimu Ia datang menjadi Penebus;
sejaht’ra Kerajaan warisanmu terus!

 

Bait 9

Tak lagi menakutkan kuasa yang gelap:
semua lawan Tuhan menghilang serempak.
Seg’ra Rajamu datang penuh karunia
membawa kemenangan selama-lamanya!

 

Bait 10

Yang datang menghakimi seisi dunia,

rahmani dan rahimi membela umat-Nya.

Ya datang, Matahari, sinari umat-Mu;

pada-Mu kami cari bahagia penuh.

 

 

Syair: Wie soll ich dich empfangen, Paul Gerhardt, 1653, terj. H.A. Pandopo, 1977
Lagu: Melchior Teschner, 1614/1615