

KIDUNG KEESAAN 181. HAI UMAT, PUJI ALLAHMU
do = f 4/4 MM + 96
Bait 1
Hai umat, puji Allahmu
di takhta yang kudus,
dib’rikan-Nya kepadamu
Mesias Penebus,
Mesias Penebus.
Bait 2
Diutus oleh Bapa-Nya
Bayi Imanuel;
palungan hewan itulah
ranjang-Nya yang kecil,
ranjang-Nya yang kecil.
Bait 3
Yang Mahatinggi mulia
kosongkan diri-Nya
menjadi insan yang lemah
dan hamba terendah,
dan hamba terendah.
Bait 4
Mengapa Raja semesta
rendahkan diri-Nya?
Supaya kita yang rendah
diangkat oleh-Nya,
diangkat oleh-Nya.
Bait 5
Sang Raja turun takhta-Nya
agar hamba-Nya naik.
Pertukaran-Nya itulah
mukjizat terajaib,
mukjizat terajaib.
Bait 6
Gerbang firdaus dibuka-Nya
dan Kerub t’lah pergi.
Kepada Allah angkatlah
pujian tak henti,
pujian tak henti.
Syair: Lobt Gott, ihr Christen alle gleich, Nikolaus Herman, 1560, terj. H.A. Pandopo, 1998
Lagu: Abad pertengahan (bentuk asli), Nikolaus Herman, 1554