

KIDUNG KEESAAN 182. JAUH DARI SURGA DATANGKU
do = d 2/4 MM + 88
Bait 1
Jauh dari surga datangku dengan berita bagimu,
begitu bagus dan megah: ‘ku ingin menyanyikannya!
Bait 2
Seorang Bayi lahirlah dari perawan Maria
dan Anak itu Kawanmu yang paling akrab dan teguh.
Bait 3
Dialah Yesus Penebus, Sang Jurus’lamat yang kudus,
Penolong orang yang lemah, Penghapus dosa dunia.
Bait 4
Ia membawa bagimu bahagia surga yang penuh,
supaya juga kaukenal rahasia hidup yang kekal.
Bait 5
Inilah tanda bagimu: di kandang kamu bertemu
Sang Bayi di palungan-Nya; Dialah Raja semesta.
Bait 6
Dengan gembala marilah ke kandang domba yang rendah,
melihat kasih karunia di dalam Putra mulia.
Bait 7
Dalam palungan lihatlah betapa manis tidur-Nya.
Siapa itu yang lembut? Itulah Yesus, Kawanku!
Bait 8
Selamat datang, Rajaku, yang turun dari takhta-Mu.
‘Kau masuk dunia cemar; betapa kasih-Mu besar!
Bait 9
Pencipta alam semesta, ‘Kau jadi insan yang rendah;
palungan domba dan lembu Kaubuat petiduran-Mu.
Bait 10
Andaikan muka dunia berlipat ganda luasnya
dengan permata pun penuh, tetap tak layak bagi-Mu.
Bait 11
Bukanlah sutra beledu perlambang kebesaran-Mu.
Di atas rumput yang kering Kerajaan-Mu tercermin.
Bait 12
Sekarang aku mengerti teladan yang Engkau beri:
kuasa, harta dan benda bagi-Mu tiada artinya.
Bait 13
Temanku Yesus, marilah, hatiku persiapkanlah
menjadi kediaman-Mu sepanjang umur hidupku!
Bait 14
Selalu hatiku senang, seluruh jalanku terang
dan kidung sukacitaku, ya Yesus, hanya bagi-Mu!
Bait 15
Muliakan Allah, pujilah Yang memberikan Putra-Nya!
Salam surgawi menggema di Tahun Baru yang cerah.
Syair: Vom Himmel hoch da komm uch her, Martin Luther, 1534, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Martin Luther, 1534