Yayasan Musik Gereja Indonesia

Yamuger Indonesia

Indonesian Institute For Sacred Music

       LIRIK LAGU KIDUNG KEESAAN

KIDUNG KEESAAN 230. HAI DUNIA, LIHAT TUHAN

 

do = g  4/4  MM + 69

 

Bait 1

Hai dunia, lihat Tuhan,

Sang Surya kehidupan,

tergantung di salib.

Sang Raja Kemuliaan

menanggung penghinaan,

sengsara siksa yang keji.

 

Bait 2

O lihatlah betapa

penuh keringat darah

seluruh tubuh-Nya.

Hati-Nya yang mulia,

dirundung dukacita,

terungkap dalam berkesah.

 

Bait 3

Siapa menyebabkan

hukuman dan siksaan

terhadap diri-Mu?

‘Kau bukanlah pendosa;

‘Kau suci tak bernoda.

Mengapa salib Kautempuh?

 

Bait 4

Kesalahanku jua

dan dosaku semua

sebanyak pasir laut,

yang menyebabkan duka

sengsara-Mu dan luka

dan siksa yang membawa maut.

 

Bait 5

Akulah yang celaka.

‘Ku patut ke neraka

akibat dosaku.

‘Ku patut menderita

segala dukacita,

perih dan sakit bilur-Mu.

 

Bait 6

Kauangkat ke pundak-Mu

segala tanggunganku

yang menekan berat.

Sedang Engkau dikutuk,

‘ku bebas dan terluput.

Salib-Mu itulah berkat.

 

Bait 7

Dengan menyangkal diri

‘ku ingin mengiringi

Engkau, ya Tuhanku,

di dalam sukacita,

pun dalam menderita

tetap setia pada-Mu.

 

Syair: O Welt, sieh hier dein Leben, Paul Gerhardt, 1647, terj. Yamuger, 1982

Lagu: Heinrich Isaac (1450-1517), disederhanakan oleh Johann Sebastian Bach, 1729