

KIDUNG KEESAAN 296. BAGAI RUSA BERTERIAK
do = g 3/4 MM + 88
Bait 1
Bagai rusa berteriak
cari sumber air sejuk,
demikian pun jiwaku
menjerit kepadaMu.
Akan Allah abadi
hausku tiada terperi.
Bilahkah tiba waktuku
melihatMu, ya Allahku?
Bait 2
Siang malam air mataku
adalah makananku,
kar’na orang menghujatku:
“Hai, dimana Allahmu?”
Dan teringatlah terang,
dengan girang dan senang
aku pimpin ‘kan mereka
masuk ke rumah Allahmya.
Bait 3
Apakah sebab ‘kau tunduk
dan gelisah, jiwaku ?
Janganlah ‘kau putus asa,
Tuhanlah harapanmu.
‘Kan kupujilah terus
kuasa Allah yang kudus.
Kar’na itulah hentikan
keluhanMu dan rintihan.
Syair : Mazmur 42:1-5, terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu : Jerman, 1700