

KIDUNG KEESAAN 310. BUNGA ‘KAN LAYU KERING
do = g 4/4 MM + 92
Bait 1
Bunga ‘kan layu kering, siang diganti malam;
soal sandang pangan, masih terus penting.
Refrein
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru:
nanti ada hidup kekal. semua jadi baru!
Bait 2
Bila kau rasa sepi, siapa yang memahami?
Jika ‘kau menangis, siapa yang mengerti?
Refrein
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru:
nanti ada hidup kekal. semua jadi baru!
Bait 3
Yang kauterima lebih, masih kaurasa kurang
dan yang kauperlukan, tak pasti diberi.
Refrein
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru:
nanti ada hidup kekal. semua jadi baru!
Bait 4
Takkan di sana perlu surya dan sinar bulan,
kar’na wajah Tuhan ‘kan menyinarimu.
Refrein
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru:
nanti ada hidup kekal. semua jadi baru!
Bait 5
Hilanglah rasa sedih, Tuhan neserta kita;
hidup Bahagia, Tak akan berhenti.
Refrein
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru:
nanti ada hidup kekal. semua jadi baru!
Bait 6
Songsonglah Hari Kekal! Nyanyilah bagi Allah;
kita selamanya oleh-Nya dikenal.
Refrein
Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru:
nanti ada hidup kekal. semua jadi baru!
Syair: Nu gaan de bloemen nog dood, Michael van der Plass, 1960, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Wim ter Burg, 1960