

KIDUNG KEESAAN 311. TUHANKU SEG’RA ‘KAN KEMBALI KE DUNIA
do = c 3/4 , 4/4 MM + 96
Bait 1
Tuhanku seg’ra ‘kan kembali ke dunia.
Tak satupun tahu akan waktu tiba-Nya:
di pagi cerlang pada saat buana
ditinggalkan sang malam pekat.
Refrein
Masih lamakah, Tuhanku?
Umat-Mu berseru
menyanyikan Kristus datang.
Haleluya! Amin.
Haleluya! Amin.
Bait 2
Dan mungkin datang-Nya ‘kan di tengah hari
dan mungkin di saat menurun mentari,
di malam gelap, waktu orang tak nyana
Kristus datang ke dunia.
Refrein
Masih lamakah, Tuhanku?
Umat-Mu berseru
menyanyikan Kristus datang.
Haleluya! Amin.
Haleluya! Amin.
Bait 3
Dan k’lak membahanalah riuh “Hosana”.
Malaikat pun turun mengiring Rajanya.
Parasnya cerlang dan penuh kemuliaan
serta kasih ‘kan umat-Nya.
Refrein
Masih lamakah, Tuhanku?
Umat-Mu berseru
menyanyikan Kristus datang.
Haleluya! Amin.
Haleluya! Amin.
Bait 4
Enyahlah derita, lenyap ratap tangis
dan hilanglah maut, tanda kuasa Iblis.
Hatiku penuh mengenang ‘kan detiknya
milik Yesus di t’trima-Nya.
Refrein
Masih lamakah, Tuhanku?
Umat-Mu berseru
menyanyikan Kristus datang.
Haleluya! Amin.
Haleluya! Amin.
Syair: It May Be at Morn, H.L. Turner, 1878, terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: James McGranahan, 1878